Fine
- antika.rns

- Nov 30, 2019
- 1 min read
Jjijeojin jongitjogage
Damanaen naui jinsime
Seonmyeonghaejyeo somethin’ bout you
Nareul manhi talmeun deut dareun
Neon hoksi nawa gateulkka jigeum
Gwaenhan gidaereul hae
Haru han dal il nyeonjjeum doemyeon
Seoro dareun ilsangeul saraga
Naneun aniya Swipji anheul geot gata Yeojeonhagedo neon nae haruharureul chaeugo Ajigeun aniya Babocheoreom doenoeneun na Ipgae maemdoneun mareul samkil su eopseo It’s not fine
Setahun sudah berlalu, kususuri lagi kota ini. Betapapun usahaku melupakanmu semua bayangmu selalu kembali. Kali ini aku mencoba berdamai dengan semua rasa yang berbaur. Kuberanikan diri untuk kembali ke kotaku.
Setiap sudutnya, setiap inci gerakku, akan selalu muncul kenangan kita. Berlari darimu bisa kulupakan semuanya, namun melangkah pulang semuanya terekam kembali dengan jelas. Apa yang kutakutkan untuk pulang kini terjadi di depan mata.
Seolah setiap langkahku meninggalkan jejak bayangmu. Terlalu banyak tempat yang kita datangi bersama. Hingga sesak penuh bayangmu. Namun kini harus kuhadapi semua agar kubisa kembali pulang.
Kuberanikan diri mendatangi tempat biasa kita bertemu. Kududuk di salah satu sudutnya dan memesan minuman kesukaanku, semua sama seperti saat denganmu hanya saja kini yang berbeda tak ada dirimu di bangku depanku. Kutersenyum pahit. Tak ada satupun yang berubah dari tempat ini.
Seiring waktu perlahan bayangmu hilang. Kulangkahkan kaki di kotaku, setiap sudutnya tak ada lagi dirimu. Seperti pelangi setelah hujan reda, lukaku pun menghilang dan aku kembali melangkah meninggalkan kotaku menjemputnya yang kini sudah menungguku di ujung kota lain.



Comments