top of page

Bantet

  • Writer: antika.rns
    antika.rns
  • Apr 13, 2019
  • 1 min read

Hai kuning putih sudah 7 tahun kita bersama. Siang malam kita lalui bersama. Dulu kau sangat mungil kini kau sudah besar. Diantara 4 saudaramu, kaulah yang paling sulit kuraih. Kau selalu dekat dengan indukmu jika kudekati kau marah. Sejak kematian satu saudaramu kuputuskan untuk selalu menjagamu dan sisa saudaramu lebih ketat. Semakin hari kau semakin besar dan menjadi kesayanganku. Sampai akhirnya kau punya anak entah yang keberapa.


Setiap akan melahirkan kau selalu diam di kamarku hingga aku berkorban untuk membagi kamarku denganmu. Kau selalu ingin ditemani olehku saat akan melahirkan jika tidak kau akan gelisah. Semakin hari semakin bertambah kucing di rumah ini datang dan pergi, namun kaulah yang paling tua diantara semuanya.


Terima kasih telah menjadi temanku selama 7 tahun ini, walaupun kau hanya hewan tapi kau selalu ada di setiap suasana hidupku, sehat, sakit, senang, sedih kau selalu ada di sampingku. Dulu kau pernah hampir mati karena penyakit, namun aku berjuang mati-matian untuk menyembuhkanmu bahkan aku rela mengeluarkan biaya yang hampir sama seperti pengobatan manusia hanya agar kau sembuh. Untungnya Tuhan menjawab doaku sehingga kini kau sehat kembali. Saat kakimu patah aku pun kembali mengeluarkan biaya yang cukup banyak untuk mengoperasi kakimu. Untungnya kini kau bisa berjalan normal kembali.


Sekarang kau sudah tua tapi aku selalu berdoa agar kau selalu sehat dan hidup terus sampai aku menua nanti.

 
 
 

Comments


Join our mailing list

Never miss an update

  • White Instagram Icon

© 2023 by Fashion Diva. Proudly created with Wix.com

bottom of page