top of page

Elegi

  • Writer: antika.rns
    antika.rns
  • Jun 24, 2019
  • 1 min read

Teruntuk engkau yang kukenal di Kebayoran Baru.


Hai apa kabarmu? Kuharap kau baik-baik saja dan mungkin suatu saat nanti kau membaca tulisan ini dengan seseorang di sampingmu. Aku ingin berterima kasih kepadamu, terima kasih karena telah mau mengenalku, terima kasih saat itu engkau menjemputku jauh-jauh di sela kerjamu dan mengajakku berkeliling seputaran Kebayoran. Maaf saat itu aku sedang tidak ingin diganggu oleh siapaun, dan mungkin kau salah mengira keramahanku.


Sejujurnya aku tahu apa yang kau rasakan terhadapku, dari setiap ucapanmu, dari setiap hal dan perhatian yang kau curahkan, dari setiap tulisanmu yang mirip denganku. Disana kau bercerita banyak tentangku. Ya aku tahu yang kau maksud dalam ceritamu adalah aku, dan aku tahu kau berharap banyak terhadapku.


Namun sekali lagi maafkan aku, aku tidak bisa membalas perasaanmu. Aku tak ingin menyakitimu maka dari itu aku tidak terlalu terbuka kepadamu, tapi kau mencari tahu sendiri tentangku, dan aku salut.


Aku tahu kau orang yang baik, jujur, bertanggung jawab, dan seorang lelaki yang bisa menghargai perempuan, namu maaf mungkin bukan aku yang seharusnya mendapatkan itu. Aku yakin di luar sana dan suatu saat nanti ada seseorang yang akan membalas perasaanmu dan bisa menjadi pendampingmu lebih baik dariku.


Mungkin ini menyakitkan untukmu namun harus jujur kukatakan agar tidak ada kesalahpahaman, kau adalah seorang yang baru kukenal. Maaf jika harus bertepuk sebelah tangan, karena disaat ini aku sudah menemukan penjagaku.


Terima kasih atas kebaikanmu dan usahamu untuk bisa mengenalku, semoga segera kau

temukan seorang yang bisa kau jaga dan kau temani sepanjang hidupmu.

Jakarta, 16 Juni 2019

 
 
 

Comments


Join our mailing list

Never miss an update

  • White Instagram Icon

© 2023 by Fashion Diva. Proudly created with Wix.com

bottom of page