Raga Tak Berjiwa
- antika.rns

- Jul 18, 2019
- 1 min read
Ia termenung
Berkecamuk dengan batinnya
Otaknya sudah tak bisa memilih
Badannya perlahan mengering, sekering matanya
Telinganya mendengar hanya satu suara miliknya
Rambutnya tergerai menutupi raut wajahnya
Seringai di bibirnya tak terartikan
Angin meniup gaunnya yang lusuh
Ia goyah hingga terjatuh, terduduk
Beraga tak berjiwa...
Air matanya sudah tak terhitung
Mengering bagai ilalang
Menghitam darah mengalir dari matanya
Langkahnya hilang
Tersapu gelombang nestapa
Sekejap raganya pun lenyap
Menjelma angin malam



Comments