Reminisce
- antika.rns

- Jun 16, 2019
- 1 min read
Entah sejak kapan aku jatuh cinta pada laut. Hanya terduduk di pantai sambil melihatnya saja sudah cukup. Terkadang tersentuh oleh ombak menyejukkan saat siang hari. Mengumpulkan kerang adahal hal menyenangkan yang bisa dilakukan di pantai.
Menjelang senja adalah hal magis yang bisa terjadi disana. Entah darimana asalnya semua kenangan bisa muncul begitu saja di saat ini. Terkadang membawa perasaan senang ataupun perasaan sendu.
Saat gelap menjelang adalah hal yang sangat menentukan. Jika beruntung kau akan menemukan keindahan di ujung sana dan indahnya gemerlap bintang di atas sana. Jika tidak maka hanya jalinan ombak yang akan kau lihat. Namun itu pun tak begitu buruk karena debur ombak juga bisa membawa atau melepaskan kenangan yang ada.
Suatu malam di sebuah pantai yang sepi aku memilih untuk menikmati indahnya lautan. Cahaya kapal di kejauhan, bintang bersinar di atas sana, dan hal yang mungkin jarang terjadi, ya ada bulan juga disana dengan cahaya keemasannya yang memantul di ombak kala itu.
Suasana yang tak akan terulang dua kali ini aku resapi dengan baik dan membuatku amat sangat jatuh cinta pada laut. Indahnya bisa mengeringkan luka yang tertoreh olehnya. Sapuan ombak yang datang seakan membawa semua pahitnya rasa dan ia membawanya menjauh ke lautan lepas disana.
Semakin malam semakin membuatku tak ingin beranjak dari pantai ini. Mungkin suatu hari nanti jika ku kembali ke pantai ini ada sosoknya yang bisa kuajak berbagi indahnya lautan.



Comments