Sepiku, Indahnya Sepi
- antika.rns

- Apr 19, 2019
- 1 min read
Ketika mentari tinggi
Sendiri ini terjadi seperti biasa
Seperti yang lalu kala perdana
Sendiri untuk melangkah
Diantara rayu berpadu
Tak perduli rupa wajah sayu
Tebal sudah rasa
Biarlah terjadi kini
Ku kan terus sendiri
Walau berat nian terasa Ku tetap mandiri Sepiku, indahnya sepi
Bilakah tiba masanya
Diri ini pasti bersanding
A song by Candra Darusman - Indahnya Sepi
***************************************************************************
4 bulan sudah sejak kepergiannya.
Walau bayangnya masih sekelebat singgah,
tiada rasa yang tertinggal sedikitpun.
Banyak yang mengira aku tak bisa melepasnya,
namun mereka semua salah.
Sekeras apapun aku berucap, tiada yang percaya akan kesaksianku.
Hingga akhirnya aku tak pedulikan lagi ucap mereka.
Bagai lepas dari sebuah masa mengambang,
kini aku merasa bebas, menjadi diriku seutuhnya.
Kuingin menikmati indahnya masa sepi tanpa perlu ada pertanyaan,
“Bayangnya masih menghantuimu ya?” “Kau masih tak bisa merelakannya ya?” “Kau berniat untuk kembali padanya?” “Kapan kau akan melepas kesendirianmu?”
Muak sudah aku dengan semua pertanyaan itu. Hanya senyuman yang bisa kuberikan untuk mereka.
Aku tak perlu dikasihani oleh mereka,
karena aku tak merasa kasihan pada diri ini.
Bahkan aku bahagia dengan kesendirian ini.
Merajutku menjadi perempuan mandiri kembali yang dulu sempat hilang.
Indahnya sepi ini mungkin tak akan pernah dimengerti oleh mereka,
tapi biarlah aku tak peduli dengan mereka karena ini hidupku.
Tak akan kusiakan keindahan sepi ini untuk sesuatu yang dulu aku ragukan.
Sepi ini melangkahkanku pada lembar baru,
Sepi ini menguapkan ketakutanku akan hal baru,
Sepi ini menguatkanku untuk menyambut hari esok.
Dan sepi ini memberikan pelangi pada hidupku yang telah lama mengabu.



Comments